Menulis Siaran Pers yang Sukses
Siaran pers adalah salah satu cara utama untuk Anda
mengkomunikasikan perusahaan Anda kepada media. Wartawan, redaksi,
dan produser haus akan berita, dan mereka sering mengandalkan
siaran pers untuk mengetahui adanya produk yang baru serta tidak
biasa, kecenderungan perusahaan, nasehat dan petunjuk, dan
perkembangan lainnya. Sebenarnya, banyak dari yang Anda baca di
koran, majalah, atau terbitan perdagangan, mendengar di radio atau
melihat di televisi berasal dari bentuk siaran pers. Sayangnya,
redaksi rata-rata menerima beberapa ratus siaran pers setiap
minggu, yang sebagian besar akan berakhir di "ruang
arsip". Tantangan Anda adalah menciptakan siaran pers yang
membuat wartawan ingin tahu lebih banyak dan beranggapan bahwa
kisah Anda adalah sesuatu yang harus mereka ceritakan.
Gunakan 10 petunjuk sebagai berikut untuk menulis siaran pers yang
akan diperhatikan.
Gunakan pokok berita yang aktif untuk merebut perhatian
wartawan
Pokok Kepala berita akan membuat siaran pers Anda menonjol.
Usahakan agar singkat, aktif, dan deskriptif; dengan kata lain,
gunakan sesuatu seperti "Doe Named Man of the Year"
daripada "John Doe Gets Award”.
Letakkan informasi paling penting di awal
Ini adalah aturan yang telah dicoba dan sejati dari jurnalisme.
Wartawan harus mampu mengetahui mengenai apa yang dimaksud oleh
siaran pers tersebut dari dua ayat yang pertama. Sebenarnya,
barangkali hanya itu saja yang mereka baca. Jadi, janganlah
menyembunyikan informasi yang bagus. Dan ingatlah tentang "5 W
dan 1 H" - pastikan siaran pers Anda menyediakan jawaban untuk
Siapa, Apa, Kapan, Dimana, Mengapa dan Bagaimana.
Hindari promosi berlebihan dan klaim yang tidak berdasarkan
bukti-bukti
Seorang penulis dapat mencium promosi penjualan dari jarak jauh.
Daripada membuat pernyataan yang terlampau dibesar-besarkan,
sediakan informasi yang nyata dan berguna. Temukan cara yang sah
untuk membedakan Anda dan perusahaan Anda dan tegaskan semua hal
tersebut. Untuk mempromosikan bisnis Anda, tulislah siaran pers
yang menjawab segala pertanyaan mengenai bisnis Anda, daripada
siaran pers yang hanya menyediakan pernyataan umum mengenai
bagaimana hebat dan menariknya bisnis Anda tanpa mengatakan
mengapa.
Berlakulah aktif dan langsung menuju sasaran
Gunakan bahasa yang akan membuat pembaca tertarik dengan kabar
Anda sebenarnya. Jika siaran pers Anda membosankan atau
berbelit-belit, mereka akan menganggap Anda tidak layak untuk
diwawancarai.
Buatlah siaran pers Anda ke dalam dua halaman atau
kurang
Kadang-kadang terjadi, Anda dapat mengisi halaman ketiga jika
dipandang perlu menyediakan rincian yang penting sekali. Kalau
tidak, jika Anda tidak dapat mengutarakan pesan Anda dalam dua
halaman, maka Anda tidak langsung menuju sasaran.
Cantumkan nomor telepon
Pastikan siaran pers Anda mencantumkan nama dan nomor telepon
seorang yang dapat dihubungi wartawan untuk memperoleh informasi
lebih banyak. Orang tersebut harus akrab dengan semua berita
didalam siaran pers, dan harus siap menjawab pertanyaan-pertanyaan.
Dan terbitkan siaran pers diatas kepala surat perusahaan Anda –
agar kelihatan profesional dan menyediakan cara lain kepada penulis
untuk menghubungi perusahaan Anda.
Gunakan bahasa campuran sesedikit mungkin
Jika Anda bekerja di bidang teknis, cobalah untuk tidak
menggunakan istilah teknis. Banyak wartawan tidak seakrab Anda
dalam mengenal perusahaan atau industri Anda. Bahasa Inggris asli,
bukan bahasa campuran, akan mengkomunikasikan kisah Anda paling
baik.
Tekankan kepada manfaat
Termasuk di sini adalah "jangan katakan itu, tapi
tunjukkan". Hindari untuk mengatakan sesuatu itu
"unik" atau "terbaik". Sebaliknya, tunjukkan
bagaimana orang akan mengambil manfaat - seperti menghemat waktu,
menghemat uang, membuat hidup mereka lebih mudah, dll.
Buatlah spesifik dan terinci
Marcia Yudkin, penulis "Six Steps to Free Publicity"
menyebut ini sebagai sindrom "Ya, tapi APA itu?". Pembaca
harus bisa membayangkan produk yang baru, atau tahu bagaimana cara
bekerjanya jasa yang baru. Jika ragu-ragu, mintalah seorang yang
kurang akrab dengan produk atau jasa Anda untuk membaca siaran pers
tersebut dan mintalah dia untuk menggambarkan apa yang sedang Anda
coba umumkan. Dan akan lebih baik menggunakan terlalu banyak
perincian daripada terlalu sedikit. Jadi, sesuai tulisan Yudkin,
"Daripada menulis 'Buku baru Jackson memuat informasi yang
dirancang untuk menguntungkan setiap investor pasar saham ,
tulislah, 'Buku baru Jackson memuat tujuh prinsip analisis
pasar yang memungkinkan bahkan investor tidak tetap untuk memilih
saham yang menguntungkan'. Bahkan lebih baik, uraikan dua dari
ketujuh prinsip itu langsung dalam siaran pers".
Mengoreksi siaran pers
Bilamana Anda sudah selesai membuat siaran pers, ingatlah untuk
mengoreksinya untuk mencari kesalahan ketik. Jika Anda merasa
kurang teliti dalam memeriksa ejaan atau tata bahasa, berikan
siaran pers itu kepada teman atau kolega yang lebih teliti. Jika
siaran pers Anda nampak tidak rapi dan sembarangan, demikian juga
kesan mengenai diri Anda.
| Kembali ke Beranda |
|
|
|
