Tips untuk Strategi Mempertahankan
Mempertahankan karyawan merupakan syarat penting bagi kontinuitas organisasi.
Membayar Upah yang Kompetitif
Menaikkan upah bukan merupakan metode otomatis untuk mencegah keluarnya seorang karyawan. Membayar terlalu kecil selama tingkat pengangguran rendah akan berakibat pada keluarnya karyawan. Memberi upah yang kompetitif sangat penting, namun bukan merupakan satu-satunya metode dan tidak menjadi jaminan.
Menyediakan Fleksibilitas
Semakin banyak karyawan yang menginginkan fleksibilitas di dalam pekerja dan akan bersedia bekerja kepada majikan yang mau menjaminnya. Perubahan dalam jadwal, shift kerja tetap, waktu tidak-bekerja untuk urusan pribadi, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan urusan keluarga, semuanya dimengerti.
Mengagungkan Kelanggengan
Karyawan menghargai upaya majikan yang menghormati layanan yang awet. Sekalipun menandatangani bonus akan berguna di pasar ketaga kerja yang ketat, majikan juga harus mengakui bahwa mereka yang bersedia bertahan harus dihargai.
Menghargai Karyawan
Loyalitas, misalnya respek, merupakan nilai-nilai yang muncul secara timbal-balik. Lokasi kerja yang individualistis, hubungan dengan rekan kerja dan pimpinan, serta penyediaan latihan merupakan beberapa teknik yang dapat digunakan oleh majikan untuk memperkuat penghargaan mereka terhadap karyawan.
Meningkatkan dan Memperbaiki Komunikasi
Beritahu karyawan secara berkala tentang keuntungan dari bekerja dengan Anda. Lakukan benchmark terhadap pesaing dan sebarluaskan keuntungannya. Lakukan eksplorasi terhadap berbagai metode komunikasi, misalnya kelompok fokus, database dan hotline online, dan survei sikap. Tuntutlah bahwa komunikasi yang baik merupakan prioritas bagi semua manajer dan ukurlah kemajuannya.
Pembayaran Bonus bagi yang Bertahan
Selama masa-masa sulit – merjer, akuisisi, penutupan pabrik, kesulitan keuangan – akan semakin banyak majikan yang menggunakan bonus bertahan bagi para karyawan kunci untuk menjamin kelangsungan ketenagakerjaan melalui transisi. Bagian dari strategi bonus bagi yang bertahan secara keseluruhan adalah untuk merancang program yang mencakup lebih dari sekedar pembayaran upah dan dapat mencakup manfaat lain seperti biaya kuliah, relokasi, dan penyempurnaan rencana pensiun. Akan lebih efektif membayar bonus bertahan dalam penggajian daripada dalam bentuk pembayaran sekali saja.
| Kembali ke Beranda |
|
|
|
