Contoh Kebijakan Pencegahan Kekerasan di Tempat Kerja
Sayangnya, kekerasan di tempat kerja merupakan tema yang berulang di bisnis Amerika. Sekalipun telah menjadi fokus oleh media massa pada jenis kekerasan tertentu di tempa kerja, kekerasan TIDAK terbatas pada bisnis berskala besar saja. Di mana pun terdapat orang yang bekerja bersama, maka di sanalah ada potensi konflik yang dalam kasus-kasus ekstrem dapat mengarah ke kekerasan. Tentu saja, sebagai pemberi pekerjaan, Anda melakukan hal terbaik untuk memperkerjakan orang yang Anda pikir dapat bekerja dengan baik. Dan, apabila Anda melakukan pengamatan terhadap karyawan dan dapa menangani konflik sebelum membesar, Anda akan mengurangi risiko munculnya masalah. Seiap orang memiliki kehidupan di luar pekerjaannya, dan tekanan di sana dapat dibawa masuk ke tempat kerja.
Meskipun demikian, kebijakan yang eksplisit mengenai kekerasan di tempat kerja dapat menjadi bagian yang sangat penting dari rencana Anda untuk menjamin keselamatan di tempat kerja. Pertama, ini menjadi tanda yang jelas bagi para karyawan bahwa Anda memiliki kebijakan tentang hal ini. Kedua, tingkat keparahan hukuman untuk perilaku kasar (dan memang harus dihukum berat!) akan mempertegas pesan ini. Ketiga, Anda membiarkan karyawan tahu pasti tindakan apa saja yang dilarang.
File terlampir berisi contoh kebijakan pencegahan kekerasan di tempat kerja yang dapat Anda ubah dan sesuaikan dengan kebutuhan bisnis khusus Anda. Seperti halnya bencana alam atau kecelakaan, kekerasan merupakan peristiwa yang tidak dapat diduga kemunculannya. Dengan menyisihkan waktu dan berupaya untuk mempertimbangkan masalah yang mungkin akan dihadapi, Anda lebih baik menyiapkan diri untuk menghadapi masalah kekerasan apabila kelak muncul di bisnis Anda.
File ini berformat RTF (rich text format) yang sesuai untuk digunakan di kebanyakan program pengolah kata di lingkungan Windows.
| Attachments: | |
| Sample Workplace Violence Prevention Policy | |
| Kembali ke Beranda |
|
|
|
